1. Kurikulum prodi

Program Studi Teknik Sipil ITNY menerapkan kurikulum KKNI dan juga kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka penjenjangan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai industri. KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan nasional, sistem pelatihan kerja nasional, dan sistem penilaian kesetaraan capaian pembelajaran (learning outcomes) nasional, yang dimiliki Indonesia untuk menghasilkan sumber daya manusia nasional yang bermutu dan produktif. Tujuan kurikulum KKNI adalah

  1. menetapkan kualifikasi capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, atau pengalaman kerja;
  2. menetapkan skema pengakuan kualifikasi capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, atau pengalaman kerja;
  3. menyetarakan kualifikasi di antara capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, atau pengalaman kerja;
  4. mengembangkan metode dan sistem pengakuan kualifikasi tenaga kerja dari negara lain yang akan bekerja di Indonesia.

2. Proses Belajar Mengajar Kampus Merdeka

Program Studi Teknik Sipil ITNY menerapkan Proses Belajar Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Model Percepatan) yaitu menerapkan semester antara 2-3 dan semester antara 4-5 yang sifatnya wajib diambil oleh mahasiswa sehingga diprogramkan mahasiswa dapat lulus 3,5 tahun dari Program Studi Teknik Sipil ITNY.

Kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka  di Program Studi Teknik Sipil ITNY  pada  awal tahun pelaksanaan baru melaksanakan 3 kegiatan dari 8 kegiatan yang ada, namun akan selalu dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi lulusan Program Studi Teknik Sipil ITNY. 3 kegiatan tersebut adalah kegiatan magang, pertukaran pelajar dan proyek kemanusiaan. Pertukaran pelajar yang diterapkan terdiri dari dua yaitu pertukaran pelajar beda program studi satu institusi dan pertukaran pelajar luar institusi. Program studi Teknik sipil memiliki syarat minimal untuk lulus dengan 144 sks yang terdiri dari 134 sks mata kuliah wajib dan 10 sks mata kuliah pilihan, dengan adanya kegiatan MBKM maka mahasiswa dapat mengambil kegiatan MBKM setelah melalui semester ke 4 yaitu semester antara 4-5 dengan kegiatan pertukaran pelajar didalam institusi, kegiatan MBKM yang bisa diikuti mahasiswa maksimal adalah 48 sks setara dengan 3 semester.

3. Struktur kurikulum dan peta kurikulum program studi Teknik sipil ITNY